Breaking News

Jamur Tiram Peluang Usaha yang Menjanjikan

Budi Daya Jamur Tiram

Ketika saya beserta istri pulang “kondangan”, mampir ke tempat budidaya jamur tiram milik Pak Budi di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, tujuan utama adalah untuk membeli jamur tiram.

Saya sudah sering membeli jamur tiram disini, sesampai di tempat pak Budi ada keinginan saya untuk menanyakan bagaimana cara budidaya jamur tiram itu.

Usaha Pak Budi hari demi hari semakin maju diantaranya adanya dukungan peralatan cukup memadai, menurut pengamatan saya.

Disini Pak Budi akan berbagi pengalaman tentang budidaya jamur tiram.

Produksi Jamur Tiram

“Jamur tiram cocok untuk daerah yang tropis, dan modal juga tidak terlalu besar malah jika dengan cara manual modal bisa ditekan. Tetapi jika menggunakan alat bantu seperti punya saya ya lumayan juga modal yang harus dikeluarkan, namun hal ini bisa dilakukan secara bertahap. Jika tidak ingin menyiapkan dari awal cukup menyiapkan tempat untuk merawat dan membeli baglog selesai”, ujar pak Budi.


Produksi Jamur Tiram di Sekayu Musi Banyuasin Palembang (foto LikKasjo)
Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:
1. Rumah jamur dan rak-rak untuk menyimpan baglog harus bersih dari kotoran
2. Lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida di bagian dalam rumah jamur, sebelum baglog dimasukkan
3. Setelah bau kapur dan obat hilang, masukkan baglog yang sudah siap untuk ditumbuhkan. Seluruh permukaannya sudah tertutupi serabut putih.
Jelas Pak Budi, “jamur tiram sangat sensitif dari bau-bauan, terkadang pembeli yang masuk kerumah jamur meninggalkan berbagai aroma parfum, akan tetapi jangan kuatir saya punya resepnya.“, sambil tertawa.


Bahan Utama

Bahan utama baglog adalah serbuk gergaji dan katul sebagai campuran, karena jamur tiram termasuk jamur kayu caranya sebagai berikut :
1. Ayak serbuk kayu dari sisa-sisa potongan kayu dan kotoran lainnya.
2. Campur dengan katul secara merata.
3. Masukkan bahan kedalam plastik ukuran 1 kg dan kemudian di pres supaya padat dengan ujung diberi lubang untuk tumbuh.
4. Agar baglog seteril di rebus dengan open selama kurang lebih 6 jam.
5. Setelah dingin diberi bibit spora jamur.
6. Susun baglog pada rak-rak yang sudah disiapkan
Alat pencampur bahan jamur tiram
Alat pres baglog jamur tiram
Alat perebus baglog jamur tiram

Rumah Jamur biasanya dibuat dari bambu atau kayu, dindingnya bisa dibuat dari gedek, papan atau rumbia, atapnya dari genteng, sirap rumbia. Tujuan model rumah jamur ini adalah agar kelembapan tetap terjaga, lantainya sebaiknya tidak di plester agar air yang digunakan untuk menyiram jamur bisa meresap ke dalam tanah.

Agar memudahkan perawatan dalam rumah jamur dibuat rak bertingkat untuk meletakkan baglog berupa kisi-kisi yang dibuat bertingkat, raknya bisa dibuat dari bambu atau kayu, rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.

Bagi petani pemula, atau petani dengan modal terbatas biasanya baglog dibeli dari pihak lain. Sehingga petani bisa fokus menjalankan usaha budidaya, “saya menyiapkan baglog dengan harga Rp 3.000,- “, jelasnya.

Perawatan Jamur Tiram

Perawatan budidaya jamur tiram adalah sebagai berikut:
1. Jaga kelembapan ruangan dengan suhu kurang lebih 24-28 derajat celcius.
2. Lakukan penyiraman dengan di semprot secara berkala sesuai dengan kelembapan.
3. Jika lantai dari semen lakukan penyiraman secara teratur.
Pak Budi mempersilakan bagi siapa saja yang mau berguru kepadanya untuk budidaya jamur tiram atau sekedar tukar pengalaman (sharing). Di tempat tersebut juga bisa menyediakan pesanan peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya.

Budidaya Secara Sederhana

Bisa uji coba mulai dari 10-20 baglog untuk konsumsi kebutuhan keluarga, dan bila tidak mengalami kendala yang berarti silakan ditingkatkan lebih banyak lagi.
 
Dari 20 baglog dikembangkan ke 130 baglog
untuk konsumsi keluarga

Mencermati pertanyaan/ komentar pengunjung artikel ini diantaranya biaya budidaya jamur tiram ini, barangkali masih berfikir biaya rumah jamur atau ada yang menyebutnya kumbang. Menempatkan media jamur dapat dimana saja, seperti yang saya praktikkan dirumah tinggal, saya mencoba 20 buah baglog, dan kebetulan ada ruang dibawah dak penampungan air, seperti gambar, untuk menjaga kelembaban dilakukan penyiraman dengan sprayer 3 kali sehari, hasil panennya bisa dinikmati. Dalam skala besar otomatis bisa sebagai ladang wirausaha.

Lebih sederhana lagi dan untuk mencukupi konsumsi keluarga dapat menjadikan pohon buah-buahan yang rindang atau pohon pisang disekitar rumah/pekarangan, sebagai tempat untuk media Jamur Tiram dengan digantung atau dengan cara lainnya.

Semoga bermanfaat.

Oleh: LikKasjo(LK) https://sunaryowildan.blogspot.com
Admin Kissparry tinggal di Sekayu Palembang

2 komentar

Kissparry mengatakan...

LikKasjo, ditunggu artikel manfaatnya dari sisi fisik dan sisi bisnis
Silakan langsung saja login sendiri sebagai kontributor di Kissparry

Weanind mengatakan...

Ya biar artikel lbh lengkap